GOOD SCHOOL GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SCHOOL WELLBEING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR
Kata Kunci:
good school governance, kurikulum merdeka, school wellbeingAbstrak
Rapor Pendidikan 2023–2024 menunjukkan penurunan skor kesejahteraan psikologis siswa di SDN 1 Pendowo dari 65,16 menjadi 51,39. Kondisi ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum sepenuhnya mampu menjamin terciptanya school wellbeing yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip Good School Governance (GSG) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka serta mengevaluasi dampaknya terhadap school wellbeing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan satu kepala sekolah, tiga guru, sembilan siswa, dan enam orang tua yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen sekolah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi, responsibilitas, dan keadilan telah diterapkan, walaupun komunikasi dengan orang tua masih perlu diperkuat. Penerapan GSG berkontribusi pada peningkatan school wellbeing siswa, terutama pada aspek emosional, sosial, fisik, dan akademik. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan GSG tidak hanya bertumpu pada prosedur formal, tetapi juga pada komunikasi dan partisipasi yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi upaya penguatan tata kelola sekolah dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




