PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E
Kata Kunci:
berpikir kritis, Learning Cycle 7E, IPASAbstrak
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran Learning Cycle 7E dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek 10 peserta didik kelas VI SDN Kragilan 01 Kabupaten Sukoharjo tahun 2025. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 70,20 pada siklus I menjadi 86,20 pada siklus II. Tingkat ketuntasan belajar juga meningkat dari 50% (5 siswa tuntas) sebelum tindakan menjadi 100% (10 siswa tuntas) setelah tindakan. Dengan demikian, model pembelajaran Learning Cycle 7E dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VI SD.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




