PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI PROGRAM BUNGKUS JAJANKU TANGGUNG JAWABKU DI SD NEGERI SUMOGAWE 03
Kata Kunci:
kemandirian, pembiasaan, pendidikan karakter, pengelolaan sampahAbstrak
Kebiasaan siswa membuang bungkus jajannya secara sembarangan menimbulkan permasalahan kebersihan yang berdampak pada lingkungan sekolah yang kurang sehat. Kondisi ini mendorong dirancangnya program pembiasaan untuk menumbuhkan karakter kemandirian siswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan program “Bungkus Jajanku Tanggung Jawabku” serta kontribusinya dalam membentuk kemandirian siswa di SD Negeri Sumogawe 03. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini membantu siswa menjadi lebih mandiri dalam menangani sampah jajannya. Siswa mulai memilah dan membuang sampah secara tepat, membawa wadah makan dan minum sendiri untuk mengurangi sampah, serta melaksanakan tugas piket secara mandiri tanpa harus diarahkan guru. Keberhasilan program didukung oleh keterlibatan guru, pengawasan yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif siswa. Hambatan yang muncul antara lain masih adanya siswa yang kurang konsisten dalam membuang sampah pada tempatnya. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kemandirian siswa melalui rutinitas pembiasaan yang terstruktur.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




