PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERPENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR
Kata Kunci:
culturally responsive teaching, kognitif, motivasi, problem based learningAbstrak
Berdasarkan hasil asesmen diagnostik dan ditunjang dengan observasi, di kelas X8 SMA Negeri 3 Sukoharjo ditemukan rendahnya motivasi belajar yang diduga menghambat pencapaian hasil belajar kognitif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model problem based learning (PBL) dengan pendekatan culturally responsive teaching (CRT). Penelitian dilakukan pada 36 siswa kelas X8 selama dua siklus pembelajaran materi hukum dasar kimia. Instrumen hasil belajar kognitif berupa tes tertulis, sedangkan instrumen motivasi menggunakan angket ARCS. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase capaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan pendekatan CRT dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan motivasi belajar siswa yang juga berdampak pada perbaikan kualitas proses pembelajaran kelas X8 dengan kriteria ketuntasan minimal 70. Pada siklus I, motivasi belajar siswa yang tergolong tinggi dan sangat tinggi berturut-turut sebesar 58,33% dan 5,55%, kemudian pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar siswa. Pada siklus II, motivasi belajar siswa yang tergolong tinggi dan sangat tinggi berturut-turut sebesar 72,22% dan 8,33%. Ditinjau dari hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar dari siklus I sebesar 72,22% menjadi 80,55% pada siklus II.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




